Setelah kemarin (selasa) batal untuk mengirimkan barang ke Bapak di Jayapura, akhirnya hari ini terkirim juga.

Pukul menunjukan jam 12 siang lebih sedikit, sehabis makan siang, aku memutuskan untuk segera berangkat menuju TIKI Pusat di jalan pemuda.

Setelah ngantri cukup lama, sang kasirpun menyapa. Dia langsung mengambil paket yang akan dikirim, dan langsung ditimbang. Nah, pada saat ditimbang itu sayangnya aku tidak memperhatikan sama sekali.

Terus apa yang jadi masalah?

Yang jadi masalah ialah biaya yang sangat besar, yaitu Rp. 115,000. Paket yang hanya berisi 2 buah baju (Batik dan Baju Wanita merk Sirano), 1 celana panjang, VCD, Obat (Pil) dan Album Foto itu beratnya sampai 2.4 Kg. Masa sih sampe 2 kilo lebih ?? Sayangnya aku tidak terpikirkan untuk meminta petugas kasir menimbang ulang, karena sudah ngantri cukup lama yang membuat sedikit kesal.

Secara 1 Kg biayanya adalah Rp. 35,000, dan perhitungan berat pembulatan keatas. Jadi total harga yang harus dibayar + pajak 10% = Rp. 115,500 (seperti yang tertulis di kwitansi)

Padahal perkiraan awal hanya sekitar 1 - 2 kg saja. Tapi yah sudahlah… 115ribu gichu lho…